Welcome to PT. Perkebunan Nusantara XIII (Persero) As a Knowledge-Based Agribusiness Company
  DEPAN   KONTAK KAMI  PETA SITUS   
  Profil Perusahaan   Unit Kerja   Produk   Kinerja Komunitas   Penghargaan  
       
PTPN XIII Akan Kembangkan Energi Baru dan Terbarukan
Sumber : Humas
Update : 18 Juni 2010, Jam : 11:46:06
PONTIANAK : PT Perkebunan Nusantara XIII akan mengembangkan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) untuk pembangunan pabrik energi (power plant). Pembangunan power plant tersebut menggunakan bahan baku limbah industri sawit. ”Kami sedang melakukan persiapan yang matang dan awal tahun 2011 sudah berdiri power plant,” ujar Direktur Utama PTPN XIII, Ir Kusumandaru NS MBA melalui Kabag Pengembangan Usaha, H Purwadi, kemarin.
Seperti diberitakan di Pontianak Post, Focus Group Discussion Pemanfaatan dan pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang digelar Magister Teknik FT Untan, Kamis, 10 Juni 2010, terungkap bahwa PT PLN sudah melakukan MoU dengan PTPN se Indonesia (termasuk PTPN XIII) tentang kerjasama pembelian tenaga listrik oleh PLN dari
pembangkit Tenaga Listrik Berbasis Biomassa dan atau Energi Terbarukan lainnya.

Dijelaskan, bagi PTPN XIII sudah tidak asing lagi pemanfaatan Tenaga Listrik Berbasis Biomassa tersebut. ”Semua kebun kita sudah menggunakan listrik dari tenaga listrik berbasis biomassa,” ujarnya. Dan selama ini yang dimanfaatkan oleh pabrik-pabrik milik PTPN XIII tersebut adalah limbah industri yang ada di Pabrik Minyak Sawit. ”Selama ini kita manfaatkan limbah fiber untuk bahan bakar boiler dan untuk menggerakkan turbin. Listrik yang dihasilkan difungsikan untuk
pabrik dan keperluan di sekitar pabrik,” paparnya. Sementara jenis limbah dari industri kelapa sawit ini ada beberapa jenis, yakni fiber, shell, tangkos, dan biogas. Limbah jenis fiber hanya jumlahnya sangat kecil dari limbah industri sawit. Sedangkan yang terbesar adalah limbah tangkos atau tandan kosong. Jika ini dimanfaatkan untuk membangun pabrik power plant, maka diyakini PTPN XIII mampu memasok bahan baku sumber energi tersebut. ”Kita sudah berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam mengatasi masalah kelistrikan, yakni kita akan membangun power plant,” tutur Kusumandaru.

Untuk mendukung program pembangunan power plant PTPN XIII telah melakukan MoU dengan PT PLN. Power Plant akan dibangun di sekitar Pabrik Minyak Sawit PTPN XIII Parindu. Rencananya, akan dibangun power plant dengan kapasitas daya sekitar enam megawatt (2x3 MW). ”Sistem pembangunannya Built Operation Transfer (BOT) dengan investor,” tambah
Kusumandaru. Semua itu merupakan komitmen PTPN XIII dalam mendukung pengembangan
program energi baru dan terbarukan di Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan nantinya tidak hanya di Parindu, tapi juga di beberapa Pabrik Minyak Sawit milik PTPN XIII yang berpotensi dibangun power plant.

Diakui, pengembangan energi baru dan terbarukan ini sudah menjadi tuntutan kebutuhan. ”Dan selama ini, kami sudah mengembangkan program pengolahan limbah cair untuk biodiesel,” tutur alumni IPB ini. (*)




Copyright 2007 © PTPN13