Welcome to PT. Perkebunan Nusantara XIII (Persero) As a Knowledge-Based Agribusiness Company
  DEPAN   KONTAK KAMI  PETA SITUS   
  Profil Perusahaan   Unit Kerja   Produk   Kinerja Komunitas   Penghargaan  
       
14 Tahun PTPN XIII Membangun Kalimantan (Bagian-1) Lahir dari Penggabungan Delapa
Sumber : Humas
Update : 10 Maret 2010, Jam : 09:26:09
Tanggal 11 Maret 2010 PT. Perkebunan Nusantara XIII (Persero) genap berusia 14 tahun. Usia yang cukup mapan untuk sebuah bisnis perkebunan yang sedang tumbuh dan berkembang membangun perekonomian di Kalimantan.
Empat belas tahun silam, tepatnya tanggal 11 Maret 1996 PTPN XIII “lahir” di Kalimantan. PTPN XIII merupakan penggabungan dari proyek pengembangan delapan PTP yaitu PTP 6, 7, 12, 13, 18, 24-25, 26 dan PTP 29. Semua PT Perkebunan (PTP) tersebut berlokasi di Kalbar, Kaltim, Kalsel dan Kalteng.
Pada awal penggabungan PTP-PTP tersebut memerlukan konsentrasi untuk konsolidasi perusahaan. Delapan perusahaan dengan visi, misi dan strategi berbeda-beda itu, kini bersatu dalam wadah PTPN XIII. Ini memerlukan kecakapan tersendiri, apalagi lokasi kebun milik PTPN XIII tersebar di empat provinsi di Kalimantan. Namun, dibalik itu juga ada tantangan bagi jajaran Direksi PTPN XIII untuk mengembangkan perkebunan di wilayah Kalimantan secara profesional.
Memang berat tantangan Manajemen PTPN XIII pada awal penggabungannya di tahun 1996. Selain lokasi kebun tersebar di empat provinsi di Kalimantan, aset-aset eks PTP tidak memadai, bahkan untuk tahap awal kegiatan direksi menempati bangunan eks Kantor Pos di Jalan Letjen Sutoyo dengan sistem kontrak. Dari sinilah manajemen memulai aktivitasnya menggerakkan roda perusahaan.
Mewujudkan harapan dari pengembangan PTPN XIII, dirumuskan visi perusahaan yakni ”Menjadikan PTPN XIII sebagai perusahaan agrobisnis yang berdaya saing tinggi, tumbuh dan berkembang bersama masyarakat secara berkelanjutan”.
Dan untuk mewujudkan visi tersebut, misi yang diemban adalah, “Menghasilkan produk dan jasa dalam bidang kelapa sawit, karet, industri hilir dan usaha lainnya secara efisien dan bermutu tinggi; Mendinamisasikan perekonomian nasional dan regional; Mengembangkan dan memberdayakan potensi masyarakat berbasis kemitraan”.
Memasuki usianya yang ke empat belas tahun, kini PTPN XIII yang dipimpin Direktur Utama Kusumandaru NS, tetap fokus pada bisnis agroindustri sebagai bisnis utama dengan komoditas andalannya berupa kelapa sawit dan karet.
Bidang usaha kelapa sawit meliputi pengelolaan kebun Kelapa Sawit Inti dan Plasma berikut Pabrik Minyak Sawit (PMS), dengan produk utama berupa Minyak Sawit dan Inti Sawit. Bidang usaha karet meliputi pengelolaan Kebun Karet Inti dan Plasma dengan produk utama berupa SIR 20 dan RSS.
Komisaris Utama PTPN XIII, Agus Pakpahan, memandang bahwa ada tiga permasalahan strategis yang perlu menjadi perhatian manajemen, yakni produktivitas, hubungan antara inti dan plasma, serta pengembangan industri hilir.
Terkait hal itu, Dewan Komisaris mendukung sepenuhnya strategi dan kebijakan yang dilakukan oleh PTPN XIII, yaitu Optimalisasi Asset Produksi, Optimalisasi Struktur Organisasi dan Budaya kerja, Pengembangan Usaha, Tanggung Jawab Sosial, Kepuasan Pelanggan.
Selain lima kebijakan tersebut, Manajemen PTPN XIII juga melakukan efisiensi di segala bidang, pemantapan sistem dan prosedur pengelolaan kebun dengan kemitraan Pola Satu Manajemen (PSM) untuk Kebun Plasma, serta rencana pengembangan industri hilir yang bermitra baik dengan Badan Usaha Milik Negara maupun swasta dengan tetap memperhatikan aspek kehati-hatian. Semua itu dilakukan untuk meningkatkan dan mengokohkan peran PTPN XIII dalam membangun perekonomian di Kalimantan. (bersambung.)




Copyright 2007 © PTPN13