PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
Cargill pun Kian Perkasa di Sawit

10 November 2017 - 09:00:42 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 77

Cargill pun Kian Perkasa di Sawit

10 November 2017 | Administrator img

InfoSAWIT, JAKARTA – Setelah Mengakuisisi Hindoli, guna mengembangkan perkebunan kelapa sawit yang telah dimiliki, maka di tahun 2005 Cargill Inc sepakat bersama Temasek holdings, membentuk usaha patungan bernama Cargill Tropical Palm Ltd. Masih di tahun yang sama, CTP mengakuisisi CDC Group plc’s palm plantation yang memiliki perkebunan kelapa sawit yang berlokasi di Indonesia dan Papua New Guinea.

Dimana perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia itu berlokasi di Kalimantan Barat, bernama PT Harapan Sawit Lestari (HSL), yang memiliki luas lahan perkebunan kelapa sawit  mencapai 18.400 ha dengan luas lahan plasma sebanyak 7.700 ha. Serta PT Indo Sawit Kekal  yang memiliki lahan perkebunan seluas 4.700 ha dan perkebunan plasma sekitar 2.000 ha.

Pada 2014 lalu, CTP kembali merampungkan akuisisi perkebunan kelapa sawit dari tangan Pacific Andes Group. Maka Poliplant Group pun secara penuh telah menjadi anak usaha Cargill.

Tercatat Poliplant Group memiliki 5 anak usaha, yaitu Poliplant Sejahtera (PSA), PT Maya Agro Investama (MAI), PT Andes Agro Investama (AAI), PT Andes Sawit Mas (ASM) dan PT Andes Sawit Lestari (ASL). Cargill mengakuisisi lahan seluas 50.000 hektar, yang terdiri dari 35.000 hektar lahan milik Poliplant dan sisanya 15.000 dimiliki petani plasma.

Merujuk infromasi dari perusahan, lahan inti yang tertanam di Poliplant Group mencapai sekitar 18.435 ha serta seluas 6.747 ha untuk kebun petani plasma yang sudah tertanam. Sampai saat ini Poliplant Group telah bekerjasama dengan 7.275 petani. Perusahaan juga telah memiliki dua pabrik pengolahan kelapa sawit dan tiga pabrik dalam proses pembangunan.

Sementara tulis InfoSAWIT, guna memastikan penerapan budidaya sawit lestari dilakukan pada setiap operasinya, pihak Cargill pun dibantu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lingkungan dalam mengidentifikasi areal-areal yang memiliki keragaman hayati.

Misalnya tahun 2007, Cargill menggandeng Fauna & Flora International guna mengidentifikasi dan melestarikan populasi orangutan dan habitat alami mereka di kebun perusahaan yang berlokasi Kalimantan Barat.

Penerapan kaidah lestari seolah telah menjadi keharusan bagi Cargill dalam mengelola perkebunan kelapa sawit yang dimilikinya. Begitupun dikala perusahaan hendak melakukan perluasan areal perkebunan, penerapan kaidah lestari tak pernah luput ditinggalkan.

Ini selaras dengan salah satu prinsip Cargill yang berkeinginan menjaga lingkungan dalam setiap operasinya. Sehingga harapannya dunia yang bersih bisa diwariskan kepada generasi penerus. (T2)

Sumber : http://www.infosawit.com/news/7231/cargill-pun-kian-perkasa-di-sawit



Berita : Terkait