PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
Bayu Krisnamurthi

06 Juni 2018 - 10:24:44 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 175

Bayu Krisnamurthi : Eropa akan Tetapkan Kebijakan Tolak Sawit

06 June 2018 | by : Administrator

InfoSAWIT, JAKARTA – Munculnya kebijakan resolusi sawit dari Parlemen Uni Eropa mengakibatkan kebanyakan pelaku sawit di Indonesia mempertanyakan kebijakan tersebut, lantaran data yang disampaikan perlu dilakukan pendalaman.

Bahkan dalam beberapa hari ini muncul beragam opini di media mainstream yang membahas tentang industri kelapa sawit yang akan dihadapkan pada kebijakan tidak akan diserapnya minyak sawit untuk bahan baku biodiesel di Uni Eropa denga sajumlah alasan lingkungan.

Kata mantan Wakil Menteri Pertanian era SBY, Bayu Krisnamurthi, memprediksi kebijakan resolusi sawit itu dalam waktu dekat akan di sahkan Uni Eropa dan minyak sawit tidak akan lagi digunakan di Uni Eropa untuk bahan baku biodiesel pada 2021,

Hanya saja kata Bayu, strateginya bukan lagi ditetapkan ditingkat Parlemen Uni Eropa akan tetapi dilakukan di tiap negara anggota Uni Eropa. “Parlemen Uni Eropa tidak akan menolak sawit, tetapi kebijakan itu akan diterapkan di tiap-tiap negara yag ada di Uni Eropa,” katanya kepada InfoSAWIT, Selasa (5/5/2018) di Jakarta.

Kendati kebijakan ini bisa digugat lewat lembaga perdagangan bebas (WTO), namun akan menjadi pekerjaan diplomasi yang sangat panjang, lantaran untuk menyelesaikan permasalahan ini membutuhkan waktu setidaknya 3 tahun untuk setiap negara. “Bisa digugat ke WTO tapi akan butuh waktu sangat lama dan melelahkan,” katanya.

Sebab itu saran Bayu, pelaku kelapa sawit nasional saat ini harus segera malakukan konsolidasi dan mempersatukan misi, termasuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada pada industri kelapa sawit nasional, untuk jangka pendek adalah menyelesaikan masalah kebun sawit yang bersinggungan dengan kawasan hutan. (T2)   

Sumber : https://www.infosawit.com



Berita : Terkait