PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
Bahasa : en / id
Smoke
(ilustrasi) Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri RI akan menjadi lokasi pertemuan antara Menteri Luar Negeri RI dan Menteri Luar Negeri Malaysia pada 23 Juli 2018 (Liputan6.com/Gempur M Surya)

20 Juli 2018 - 06:53:57 | Unit Kerja : Kantor Direksi | by : uud | views : 128

Menlu RI-Malaysia Akan Bertemu, Ini yang Akan Dibahas

Rizki Akbar HasanRizki Akbar Hasan

19 Jul 2018

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Luar Negeri Malaysia Saifuddin Abdullah akan berkunjung ke Jakarta. Dia melaksanakan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, pada Senin, 23 Juli 2018.

Kedua menteri akan menindaklanjuti berbagai isu dan hasil pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad di Bogor, 29 Juni 2018.

Isu yang dibahas meliputi tenaga kerja Indonesia, ekspor kelapa sawit, dan perbatasan kedua negara, serta beberapa aspek bilateral lain, kata pejabat Kementerian Luar Negeri RI saat memaparkan detail rencana agenda pertemuan kedua menteri.

Soal TKI di Malaysia

Kemenlu RI menjelaskan, Menlu Retno dan Menlu Saifuddin akan membahas teknis soal rencana Jokowi-Mahathir terkait upaya penguatan perlindungan TKI di Malaysia serta gagasan untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak pekerja migran RI yang ikut merantau bersama orang tuanya ke Negeri Jiran.

"Soal TKI menjadi perhatian kedua menteri. Setiap tahunnya, jumlah TKI di Malaysia terus bertambah. Kehadiran pekerja migran kita di sana juga berkontribusi bagi perekonomian kedua negara," kata Denny Abdi, Direktur Asia Tenggara Kemlu RI, di Kemenlu, Rabu (18/7/2018).

"Bapak Jokowi dan Tun Mahathir juga telah mengungkapkan keinginan untuk memberikan akses pendidikan bagi anak Indonesia yang ikut bersama orangtuanya yang bekerja di Malaysia ... Soal teknisnya, akan dibahas lebih lanjut oleh menteri masing-masing negara," dia menambahkan.


Isu Kelapa Sawit

Denny Abdi menjelaskan, isu seputar kelapa sawit juga akan menjadi agenda pembahasan dalam pertemuan Menlu Retno - Menlu Saifuddin.

"Indonesia dan Malaysia punya kepentingan bersama soal minyak kelapa sawit, di mana barang itu merupakan komoditas ekspor andalan kedua negara," kata Denny.

"Kedua menteri akan berupaya untuk menghapuskan polemik diskriminasi kelapa sawit dari sejumlah negara Uni Eropa," kata Direktur Asia Tenggara Kemenlu RI itu.

Ini menjadi kunjungan perdana Saifuddin ke luar negeri dan ke Indonesia, sejak ditunjuk menjadi Menteri Luar Negeri oleh pemerintahan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad.

Kunjungan Menlu Saifuddin ke Indonesia juga terjadi hampir sebulan usai PM Mahathir melaksanakan pertemuan dengan Presiden Jokowi di Bogor pada 29 Juni 2018 lalu.

Sumber : https://www.liputan6.com