
Aset Assessment
Sebagai salah satu upaya untuk mencegah EROSI KAPITAL untuk memperbaiki Cashflow dan Likuiditas Perusahaan
Sebagai perusahaan yang cukup besar, PTPN XIII memiliki beban keuangan yang cukup berat. Hal itu terlihat dari indikator likuiditas s.d Triwulan I/2012 yang kurang menggembirakan. Tentunya manajemen harus segera mengambil langkah-langkah strategis, dan salah satunya dalam bidang keuangan adalah dengan melakukan "aset assessment" untuk mencegah erosi kapital. Diharapkan dengan program tersebut, pastinya akan mendukung langkah PTPN XIII melaksanakan effiensi dan efektifitas biaya yang sesuai kebutuhannya.
Pada kesempatan ini, saya mengimbau marilah kita memulai dengan melakukan aset assessment dari bidang kita masing-masing, agar kita bisa melakukan efisiensi dan biaya yang kita keluarkan bisa lebih tepat sasaran dan tepat guna.
Beberapa kebijakan yang dibuat untuk mendukung hal tersebut sbb :
- Setiap biaya investasi yang dikeluarkan harus mendapat benefit lebih besar dari nilai pengeluaran.
- Mengefektifkan tenaga sendiri, dan mengurangi tenaga pemborong (SPK).
- Realisasi biaya diupayakan maksimal 90% dari RKAP 2012.
- Pengeluaran biaya diprioritaskan pada pencapaian dan peningkatan produksi
Sebagaimana yang disampaikan oleh Direktur Utama yaitu "Buat sebuah proses / kegiatan menjadi lebih cepat, lebih tepat, lebih akurat, bernilai tambah, dan dengan biaya yang wajar, serta dapat dipertanggungjawabkan, agar proses yang sama tidak terjadi berulang-ulang untuk tercapainya efektivitas".
Akhirnya, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Karyawan dan Stakeholders atas partisipasinya untuk pelaksanaan kegiatan di PTPN XIII. Seraya berdo’a, Jayalah PTPN XIII, dan Bekerja... Bekerja... Bekerja...
"Umar Affandi"
Direktur Keuangan
26 Maret 2012