PT. Perkebunan Nusantara XIII As a Knowledge-Based Agribusiness Company
15 Maret 2012 - 12:28:53 | views : 18276
Last update : 19 Juli 2021 - 21:46:44

tata kelola perusahaan

Good Corporate Governance (GCG)

Landasan Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik

PTPN XIII merupakan Anak Perusahaan Holding Perkebunan Nusantara – PTPN III (Persero)  yang diwajibkan menerapkan praktik-praktik Tata Kelola yang Baik (GCG) sesuai Peraturan Menteri BUMN No. PER-01/MBU/2011 tanggal 01 Agustus 2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG).
Dalam melaksanakan usahanya perusahaan melaksanakan praktik-praktik bisnis yang menerapkan prinsip-prinsip GCG yaitu Transparansi, Akuntabilitas, Responbility, Independen dan Wajar sertaberetika.

Tujuan Penerapan GCG
Tujuan penerapan GCG adalah untuk mencapai kinerja tinggi, Good Corporate Image dan terciptanya hubungan yang baik dengan seluruh Stakeholders.

 
 

KomitmenPelaksanaan GCG di PTPN XIII

Perusahaan berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik atau Good Corporate Governance (GCG) melalui praktik-praktik pengelolaan perusahaan yang sesuai dengan Anggaran Dasar, peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, tercermin dalam sistem, struktur dan proses untuk penerapan GCG, meliputi:

  1. Pedoman GCG Manual merupakan wujud komitmen manajemen terhadap pelaksanaan prinsip-prinsip GCG yang terdiri:
    • Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Code of Corporate Governance)
    • Panduan Bagi Direksi dan Komisaris (Board Manual)
    • Pedoman Perilaku (Code of Conduct) yang terdiridari:
      • Pedoman Etika Bisnis dan Etika Kerja (PEBK)
      • Pedoman Pengendalian Gratifikasi
      • Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan
      • Penanganan Pengaduan Pengaduan Pelanggaran atau Whistle Blower System (WBS)
      • Pedoman Penyusunan dan Penyampaian Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)
    • Audit Committee Charter
    • Internal Audit Charter
    • Kebijakan ManajemenRisiko
    • KebijakanTeknolog iInformasi
    • Kebijakan mengenai hak-hak konsumen yang tertuang dalam Pedoman Etika Bisnis dan Kerja
    • Kebijakan mengenai tanggungjawab sosial perusahaan
    • Kebijakanlainnya yang terkait
  2. Menyusun prosedur kerja atas setiap aktivitas bisnis yang dituangkan dalam Standard Operational Procedure (SOP) dan perancangan Pedoman Mutu yang mengacu kepada ISO 9001:2008 sebagai pedoman kerja bagi seluruh karyawan untuk mencapai hasil dan mutu kerja yang terbaik bagi perusahaan dan Stakeholders.
  3. Menjalankan peran dan fungsi Direksi, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham sebagai Organ Utama GCG sesuai aturan hukum Perusahaan.
  4. Meningkatkan peran dan fungsi Sekretaris Komisaris, Komite Audit, Corporate Seceretary dan SPI sebagai Organ Pendukung GCG.
  5. Melakukan evaluasi berkala atas penerapan GCG baik melalui kegiatan Assessment yang dilakukan oleh pihak eksternal maupun saat penilaian mandiri GCG oleh Assessor Internal Perusahaan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.